Saturday, August 20, 2016

Kumpulan Foto dan Gambar Sapi Serta Ciri-cirinya

Kumpulan foto atau gambar sapi beserta jenis dan ciri-cirinya. Untuk anda yang masih merasa kebingungan untuk membedakan jenis jenis sapi yang tersebar diberbagai negara. Kali ini ilmuternak.com akan memberikan gambar sapi yang disertai jenisnya dan dari mana sapi tersebut berasal. Melalui gambar sapi ini diharapkan anda dapat dengan mudah membedakan jenis-jenis sapi potong maupun sapi perah yang ada di dunia ini.

Berikut ini adalah kumpulan gambar sapi potong dan ciri-cirinya:

SAPI LIMOUSIN
Foto dan Gambar Sapi Limousin
Foto dan Gambar Sapi Limousin
Sapi Limousin merupakan sapi tipe potong yang berasal dari Prancis. Warna tubuh sapi ini mulai kuning sampai merah keemasan dengan tanduknya berwarna cerah dengan tumbuh keluar dan agak melengkung. Bentuk tubuh besar, panjang, kompak dan padat. Pertumbuhan badan sapi ini sangat cepat. Berat jantan dewasa mencapai lebih dari 1000 kg dan kualitas dagingnya tinggi.

SAPI SIMENTAL
Foto dan Gambar Sapi Simental
Foto dan Gambar Sapi Simental
Sapi ini berasal dari Swiss dengan warna tubuh krem kecoklatan sedikit merah, bagian muka, dada dan rambut ekor berwarna putih. Bentuk tubuh kekar dan berotot. Sangat cocok dipelihara di daerah beriklim sedang. Pertumbuhan otot sangat baik. Menghasilkan karkas yang tinggi dengan sedikit lemak. Berat jantan dewasa dapat mencapai lebih dari 1000 kg. Merupakan tipe sapi dwiguna (tipe potong, perah dan kerja).

SAPI BALI
Foto dan Gambar Sapi Bali
Foto dan Gambar Sapi Bali
Sapi Bali merupakan hasil domestikasi dari banteng (Bibos sondaicus). Warna bulu pada betina dan pedet merah kemasan, sedangkan pada jantan dewasa berwarna hitam. Warna tarsus ke bawah dan oval di pantat berwarna putih. Kepala yang lebar serta pendek dengan dahi datar. Telinga berukuran sedang dan tegak, bertanduk panjang dan besar mengarah kesamping atas depan. Bentuk tanduk pada jantan yang paling ideal disebut bentuk tanduk silak congklok yaitu jalannya pertumbuhan tanduk mula-mula dari dasar sedikit keluar lalu membengkok ke atas, kemudian pada ujungnya membengkok sedikit keluar.

SAPI BRAHMAN
Foto dan Gambar Sapi Brahman
Foto dan Gambar Sapi Brahman
Sapi Brahman berasal dari India yang termasuk dalam golongan sapi zebu. Sapi Brahman ditandai dengan adanya punuk yang besar pada sapi jantan, tapi punuk kecil pada betina. Warna tubuh sapi ini bervariasi mulai dari abu-abu sangat muda sampai hampir hitam. Terdapat gelambir kulit dari rahang bawah hingga ujung dada bagian depan. Paha besar, kulit tebal dan lepas.

SAPI ONGOLE
Foto dan Gambar Sapi Ongole
Foto dan Gambar Sapi Ongole
Sapi ini merupakan bangsa sapi tipe potong, dengan ciri-ciri rambut halus dan pada umumnya berwarna putih, tetapi pejantannya mempunyai warna kelabu gelap di kepala. Sapi ini juga bertanduk, berpunuk, bergelambir, bertelinga agak panjang dan menggantung. Sapi ini memiliki ciri bertubuh besar dan kompak, berputih sedikit keabuan, terdapat gelambir dari rahang bawah hingga ujung dada depan, badan besar, panjang, dan berpunuk di atas bahu. Kepala panjang, telinga kecil dan tegak. Paha besar, kulit tebal dan lepas, bobot badan jantan dewasa dapat mencapai 800 kg.

SAPI Peranakan ONGOLE (PO)
Foto dan Gambar Sapi PO
Foto dan Gambar Sapi PO
Pada tahun 1906, sapi ongole didatangkan langsung dari India ke Pulau Sumba. Selanjutnya, tahun 1916 sapi ongole yang sudah berkembang biak di sumba mulai menyebar ke tempat-tempat lain di Indonesia dengan sebutan sumba ongole(SO). Pada tahun 1930-an, pemerintah Hindia-Belanda dengan kebijakan di bidang pertenakan yang disebut ongolisasi mengawinsilangkan sapi SO dengan sapi Jawa, untuk memperbaiki ukuran dan bobot badan sehingga lahirlah sapi peranakan ongole (PO). Peranakan Ongole (PO) memiliki ciri-ciri yaitu berwarna putih sedikit keabu-abuan, telingan kecil dan tegak, mempunyai perawakan yang besar, bergumba pada pundaknya dan mempunyai gelambir yang menjulur sepanjang garis bawah leher, dada sampai ke pusar.

SAPI BRANGUS
Foto dan Gambar Sapi Brangus
Foto dan Gambar Sapi Brangus
Sapi brangus merupakan hasil persilangan antara Brahman dan Aberdeen Angus. Sapi ini merupakan tipe potong, dengan ciri-ciri rambut halus dan pada umumnya berwarna hitam seluruh tubuh. Leher dan telinga pendek penuh bulu. Memiliki punuk di punggungnya, badan kompak dan padat. Kaki kuat dan kokoh. Tubuh besar, pertumbuhan badan cepat. Berat badan sapi jantan dewasa dapat mencapai lebih dari 900 kg

SAPI MADURA
Foto dan Gambar Sapi Madura
Foto dan Gambar Sapi Madura
Sapi Madura merupakan hasil persilangan sapi Bali (Bos banteng), sapi Ongole (Bos indicus) dan sapi Jawa (Bos javanicus). Warna sapi ini merah bata kecoklatan tanpa warna putih di pantat. Pertumbuahan yang baik pada kualitas pakan yang jelek. Mempunyai urat daging yang bagus. Dan memiliki tubuh kokoh dan pertumbuhan badan yang relatif cepat. Bobot pejantan dewasa dapat mencapai 600 kg.

SAPI ANGUS
Foto dan Gambar Sapi Angus
Foto dan Gambar Sapi Angus
Sapi Angus (Aberden Angus) warna tubuh berwarna hitam. Leher dan telinga pendek, penuh bulu. Punggung lurus, badan kompak dan padat. Bobot badan sapi jantan dewasa dapat mencapai 900 kg. Sapi ini tidak memiliki tanduk. 

SAPI SHORTHORN
Foto dan Gambar Sapi Shorthorn
Foto dan Gambar Sapi Shorthorn
Berasal dari Inggris, merupakan tipe pedaging yang terbesar di Inggris. Warna merah, putih atau kombinasi. Tubuh besar, padat dan berbentuk seperti balok. BB Jantan 2200 pound (± 1000 Kg) dan betina 1700 pound (± 750 Kg).

SAPI HEREFORD
Foto dan Gambar Sapi Hereford
Foto dan Gambar Sapi Hereford
Berasal dari Hereford Inggris dan merupakan tipe potong Warna merah dengan muka, dada sisi badan, perut bawah, bahu dan ekor putih. Tubuh rendah, lebar dan tegap. BB Jantan 1800 pound (± 850 Kg) dan betina 1450 pound (± 650 Kg)

SAPI JALITENG
Foto dan Gambar Sapi Jaliteng
Foto dan Gambar Sapi Jaliteng
Sapi Jaliteng merupakan persilangan antara Jawa, Bali, dan Banteng. Tanda-tanda yang dimiliki bila dilihat seperti sapi Bali, yaitu warna putih pada bagian belakang paha, mulai tarsus dan carpus sampai batas pinggir atas kuku, rambut pada ujung ekor hitam, rambut pada bagian dalam telinga putih, terdapat garis belut (garis hitam) yang jelas pada bagian atas punggung. 


Berikut ini adalah kumpulan gambar sapu jenis perah dan ciri-cirinya: 

SAPI FH
Foto dan Gambar Sapi FH (Friesian Holstein)
Foto dan Gambar Sapi FH (Friesian Holstein)
Bangsa sapi perah Friesian Holstein berasal dari propinsi “North Holland” dan propinsi “West Friesland” Belanda. Sapi FH sering disebut sapi perah. Sapi ini memiliki ciri warna tubuh putih dan hitam. Merupakan salah satu sapi penghasil susu dan memiliki kualitas daging yang bagus. Bobot badan sapi jantan dewasa dapat mencapai 1000 kg.

SAPI Peranakan FH (PFH)
Foto dan Gambar Sapi Peranakan FH
Foto dan Gambar Sapi Peranakan FH
Sapi ini merupakan hasil persilangan sapi lokal indonesia dengan sapi FH, sehingga secara keseluruhan mirip dengan sapi FH akan tetapi produksi susu dan Bobot badannya lebih rendah dari FH

RED DANISH
Foto dan Gambar Sapi Red Danish
Foto dan Gambar Sapi Red Danish
Sapi ini berasal dari Denmark dan didatangkan ke Indonesia untuk ditempatkan di Pulau Madura. Warna bulu merah, produksi susu 4300 liter per laktasi dengan kadar lemak 4,3 %. BB Jantan 850 Kg dan Betina 500 Kg

SAPI JERSEY
Foto dan Gambar Sapi jersey
Foto dan Gambar Sapi jersey
Berasal dari Inggris Selatan. Merupakan sapi perah terkecil yang tahan panas dan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Jersey berasal dari sapi liar dengan nenek moyang Bos taurus – longifrons. Warna bulu bermacam-macam, ada yang abu-abu muda, kuning, merah, coklat tua, dan ada yang hampir hitam dimana yang jantan warna lebih tua. Tanduk ukuran sedang dan agak menjurus ke atas, lebih panjang dari FH. Produksi susu 3200 liter per laktasi dengan kadar lemak 5,3 %. BB Jantan 500 – 650 Kg dan Betina 350 – 500 Kg

SAPI Brown Swiss
Foto dan Gambar Sapi Brown Swiss
Foto dan Gambar Sapi Brown Swiss
Sapi ini berasal dari Awitzerland (Swiss). Warna coklat, abu-abu muda/tua, umumnya yang ditemui berwarna coklat. Produksi susu 4000 – 4500 liter per laktasi. BB Jantan 970 Kg dan Betina 630 Kg. 

SAPI AYRSHIRE
Foto dan Gambar Sapi Ayrshire
Foto dan Gambar Sapi Ayrshire
Merupakan salah satu bangsa sapi perah yang berasal dari skotklandia berwarna merah dan putih atau coklat dan putih. Sapi termasuk memiliki kemampuan merumput yang baik BB Jantan dewasa 650 – 900 Kg dan betina dewasa 500 – 550 Kg dengan Berat Lahir 34 Kg. Produksi susu 6000 Kg / tahun Kadar lemak 4 %


Dan masih banyak jenis sapi perah lain seperti Sahiwal, Yamaica, Red shindi, Devon, Dexters, Milking shorthorn, Red Polled.
Read More

Thursday, August 18, 2016

Pengertian Pakan Ternak

Pengertian Pakan Ternak adalah semua bahan pakan yang bisa diberikan dan bermanfaat bagi ternak serta tidak menimbulkan pengaruh negatif terhadap tubuh ternak. Pakan yang diberikan harus berkualitas tinggi, yaitu mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh ternak dalam hidupnya seperti air, karbohidrat, lemak, protein. Pakan sendiri merupakan komoditi yang sangat penting bagi ternak. Zat- zat nutrisi yang terkandung dalam pakan dimanfaatkan oleh ternak untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok dan produksi ternak itu sendiri. Selain itu, pakan juga merupakan dasar bagi kehidupan yang secara terus menerus berhubungan dengan kimiawi tubuh dan kesehatan. 

Dalam pemberianya pakan harus sesuai dengan kebutuhan tubuh ternak tersebut. Menurut Setiawan dan Arsa (2005) bahan pakan merupakan bahan makanan ternak yang terdiri dari bahan kering dan air yang harus diberikan kepada ternak untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok dan produksinya.

Pengertian Pakan Ternak

Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk peningkatan produktivitas ternak. Pakan dengan kualitas dan kuantitas yang cukup sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan produksi ternak. Pakan memegang peranan yang sangat penting di dalam keberhasilan suatu usaha peternakan. Total produksi dalam usaha peternakan sekitar 80% nya keluar untuk pakan saja.

Baca juga: Syarat Bahan Pakan Ternak

Pakan yang diberikan jangan sekedar dimaksudkan untuk mengatasi lapar atau sebagai pengisi perut saja melainkan harus benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan hidup, membentuk sel-sel baru, menggantikan sel yang rusak dan untuk berproduksi. Kebutuhan ternak ruminansia dicerminkan oleh kebutuhannya terhadap nutrisi. Kebutuhan pakan (dalam berat kering) setiap ekornya adalah 3-5% dari bobot badannya.

Baca juga: Potensi Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak

Dalam mengkonsumsi pakan ternak dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu tingkat energi, keseimbangan asam amino, tingkat kehalusan pakan, aktivitas ternak, bobot badan, kecepatan pertumbuhan dan suhu lingkungan. Tingkat perbedaan konsumsi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor ternak (bobot badan, umur, tingkat kecernaan pakan, kualitas pakan dan palatabilitas). Makanan yang berkualitas baik tingkat konsumsinya lebih tinggi dibandingkan dengan makanan yang berkualitas rendah sehingga bila kualitas pakan relatif sama maka tingkat konsumsinya juga tidak berbeda (Parakkasi, 1995)
Read More

Thursday, August 11, 2016

Info Terbaru Harga Telur Hari Ini

Harga telur hari ini untuk ayam ras pada hari Kamis, tanggal 18 Agustus 2016 secara nasional dari berbagai wilayah di indonesia seperti Jakarta, jawa barat, Jawa tengah, Jawa timur, Kalimantan, Sumatera, Bali, NTB, Sulawesi maupun tempat yang lainnya. Harga telur kami peroleh dari beberapa sumber terpercaya dan kami sajikan secara maksimal.

Kami akan mengusahakan update setiap hari tentang info harga telur ayam ras. Semoga dapat bermanfaat dan dapat membantu tentang informasi harga telur ayam ras.

Info Terbaru Harga Telur Hari Ini
Gambar Telur Ayam Ras
Harga Pokok Produksi telur dapat dihitung dengan rumus = Harga Pakan X 3,24
Harga pokok produksi merupakan suatu puncak dari berbagai variabel kegiatan manajemen peternakan ayam petelur itu sendiri. Komponen-komponen pembentuk harga pokok produksi telur ini dapat berasal dari biaya:
1. Pakan 
2. Biaya operasional (upah, bahan bakar minyak, listrik, telepon, material-material, perawatan)
3. Penyusutan pullet (ayam dara sampai dengan umur 19 minggu), 
4. Penyusutan investasi infrastruktur (kandang, gudang pakan dan telur, mess, kantor, listrik, jalan dll) 
5. Biaya penjualan.
6. Obat, vaksin, vitamin dan kimia, dan 
7. Biaya lain-lain (aborge.com)

Berikut adalah tabel referensi harga telur ayam ras hari ini. Kamis, 18 Agustus 2016.
Wilayah                              Kota/ Kabupaten             Harga/Kg
DKI jakarta Jakarta 18.800

Tangerang 18.800
Jawa Barat Bekasi 18.700

Bogor 18.700

Sukabumi 18.500

Bandung 18.300

Cianjur 18.600

Kuningan 17.700

Tasikmalaya 17.900

Cirebon 18.000

Ciamis 17.700
Jawa Tengah Semarang 17.500

Salatiga 17.500

Solo 17.500

Purwokerto 17.500

Kendal 17.000

Magelang 17.200

Pekalongan 17.500

Kudus 17.000

Pati 18.000

Cepu 17.200
Yogyakarta Yogyakarta 17.400
Jawa Timur Surabaya 16.600

Malang 16.700

Pacitan 17.200

Magetan 16.800

Ponorogo 17.000

Kediri 16.500

Pare 16.500

Madiun 16.800

Jombang 16.500

Pasuruan 16.600

Blitar 16.200

Jember 16.500

Banyuwangi 16.200

Lumajang 16.800

Madura 17.500
Bali Denpasar 17.600
NTB Lombok 17.600
Lampung Bandar Lampung 18.500
Kalimantan Selatan Banjarmasin 20.000
Kalimantan Timur Samarinda 20.500
Sulawesi Selatan Makasar 32.000/rak
Catatan: Harga dapat berbeda disetiap daerah karena dipengaruhi kondisi tempat tersebut.

Semoga informasi harga telur hari dapat bermanfaat bagi kita semua. Info harga telur hari ini bersumber dari arboge.com
Read More

Monday, August 1, 2016

Syarat Bahan Pakan Ternak

Bahan pakan untuk ternak ternak memiliki syarat syarat tertentu agar saat dikemudian hari peternak tidak mengalami kendala dalam pemenuhan atau ternak yang dipelihara tidak megalami gangguan dalam produktifitasnya. Syarat syarat ini berlaku untuk semua ternak seperti ayam, kambing, sapi, kerbau, babi, itik maupun ternak yang lain. Untuk itu kali ini ilmuternak.com akan membahas tentang syarat-syarat bahan pakan untuk ternak.

Berikut ini adalah syarat-syarat bahan pakan untuk ternak:
1. Kandungan nutrisi yang baik

Bahan pakan yang akan digunakan untuk ternak sebaiknya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Anda dapat mengetahui kandungan nutrisi tersebut dari literatur seseorang yang sudah melakukan uji kualitas. Apabila anda masih mengalami keraguan tentang kandungan nutrisi dalam bahan pakan tersebut anda dapat melakukan uji kualitas nutrisinya seperti Kandungan protein kasar, lemak kasar, serat kasar, BETN, TDN, air, kalsium, fosfor maupun asam amino. Kebutuhan nutrisi berbeda untuk setiap jenis ternak, jadi anda dapat mengetahui apakah bahan pakan tersebut cocok untuk ternak anda.

2. Ketersediaannya selalu kontinyu (Selalu ada)

Ketersediaan selalu kontinyu ini maksudnya adalah bahan baku yang akan digunakan harus terjamin ketersediaannya (mudah didapat). Jadi anda tidak perlu bingung untuk stock dihari yang akan datang. Hal ini dimaksudkan untuk menghidari terlalu seringnya pergantian bahan pakan, karena pergantian bahan baku yang terlalu sering dapat menyebabkan stres, ternak harus beradaptasi dengan bahan pakan yang baru yang berakibat produktifitas ternak menjadi kurang optimal. 
Syarat Bahan Pakan Ternak

3. Harga bahan pakan murah
Usaha dalam bidang peternakan, 80% dari total keseluruhan biaya usaha ternak digunakan untuk pemenuhan pakan. Jadi dalam pemilihan bahan pakan ternak, anda dapat memilih bajan pakan yang harganya murah. Hal ini dapat menekan biaya yang dikeluarkan untuk pakan, diharapkan dapat menekan biaya produksi.

4. Tidak bersaing dengan manusia
Bahan pakan yang dipakai untuk ternak jangan sampai bersaing dengan kebutuhan pokok makanan manusia. Anda dapat menggunakan bahan pakan dari limbah industri atau pertanian yang sudah tidak dimanfaatkan untuk makanan manusia.

5. Daya cerna/ kecernaan pakan.
ini merupakan ukuran untuk potensi zat gizi pakan yang bisa digunakan oleh ternak untuk sintesis jaringan dalam tubuhnya sehingga menghasilkan produk sesuai yang diinginkan. Bahan pakan yag memiliki kandungan nutrisi tinggi belum tentu memiliki kecernaan yang baik pula. Karena ada banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Untuk mengetahui tingkat kecernaan pakan ada tiga metode yang dikembangkan yaitu In-vitro, In-sacco dan In-vivo

6. Palatabilitas (Kesukaan)
Ini perlu diperhatikan apakah ternak mau mengkonsumsi bahan pakan atau tidak, karena walaupun kandungan zat gizinya tinggi dengan kualitas yang baik, namun apabila ternak tidak menyukai dan tidak mau mengkonsumsi, maka bahan pakan tersebut tidak bisa dijadikan pakan yang bermanfaat bagi ternak. Untuk itu jika suatu bahan pakan mempunyai zat gizi yang baik tapi palatabilitasnya rendah maka perlu dicari cara untuk meningkatkan palatabilitasnya tersebut yaitu dengan menambahkan suatu zat atau dengan proses pengolahan tertentu sehingga dapat meningkatkan palatabilitas pakan tersebut. Untuk memperoleh produktivitas ternak yang tinggi maka pakan yang kandungan zat gizi dan palatabilitasnya tinggi harus mempunyai daya cerna yang tinggi sehingga zat gizi yang dikonsumsi dapat dimanfaatkan oleh ternak.

7. Tidak beracun atau tidak mengandung zat antinutrisi

Syarat wajib bahan pakan yang digunakan untuk ternak adalah tidak mengandung racun (toksik) yang dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan produktivitas ternak. Selain itu, anda wajib memperhatikan juga zat anti nutrisi dalam ransum, karena zat tersebut dapat menurunkan kecernaan ransum ternak. Adanya zat antinutrisi seringkali menjadi faktor penghambat dalam pemakaian bahan baku ransum alternatif. Cari informasi dalam penelitian-penelitian orang lain, apakah zat antinutrisi itu dapat dihilangkan atau tidak, karena sekarang sudah banyak penelitian tentang cara menghilangkan zat antinutrisi.
Read More

Sunday, July 31, 2016

Cara Fermentasi Kotoran (Feses) Puyuh Dengan Mudah

Disamping produksi telurnya, puyuh juga dimanfaatkan daging dan kotoran atau fesesnya. Feses puyuh ini dapat digunakan untuk pakan ternak dengan cara difermantasi terlebih dahulu. Feses puyuh fermentasi merupakan hasil pengolahan dari kotoran puyuh dengan metode fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus yang dapat dijadikan sebagai bahan pakan konsentrat ternak seperti sapi, kambing atau domba.

Namun karena kotoran atau feses mengandung mikroorganisme patogen yang dapat membahayakan kesehatan ternak selanjutnya berakibat pada penurunan produksi, sehingga perlu penanganan sebelum dimanfaatkan sebagai pakan. Teknologi Effective Microorganisme (EM) mempunyai potensi untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen yang terdapat dalam feses dan meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme yang menguntungkan. Berikut ini ada 2 cara untuk fermentasi kotoran puyuh:
Cara Fermentasi Kotoran (Feses) Puyuh Dengan Mudah

Cara fermentasi feses puyuh untuk pakan Ayam adalah sebagai berikut: 
  1. Larutkan 2 cc EM stok dan 2 cc molases atau 1 sendok makan gula ke dalam 2000 cc air sumur. Diamkan selama 24 jam.
  2. 1000 gram feses (ayam atau puyuh) dan 1000 gram dedak dicampur secara merata. 
  3. Siram larutan EM (langkah 1) secara perlahan-lahan ke dalam adonan (langkah 2) secara merata dan diaduk-aduk sampai kandungan air adonan mencapai 30% (Bila adonan dikepal maka adonan akan megar). 
  4. Adonan digundukkan di atas ubin yang kering dengan ketinggian 15–20°C, kemudian tutup dengan karung goni selama 3–4 hari. 
  5. Pertahankan suhu gundukan adonan 40–50°C. Jika suhu lebih dari 50°C, karung penutup dibuka dan gundukan adonan dibolak balik, kemudian ditutup lagi dengan karung goni. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan. 
  6. Setelah 4 hari di terfermentasi dan feses puyuh fermentasi siap digunakan sebagai pakan ayam.

Cara fermentasi feses puyuh untuk pakan Sapi adalah sebagai berikut: 
  1. Pengolahan feses puyuh dilakukan dengan metode Ramaiyulis, dkk (2010) yaitu feses puyuh segar yang baru dikeluarkan dari kandang ditakar dan disesuaikan kadar airnya menjadi 30-40% (Diangin-anginkan agar kadar airnya turun).
  2. Feses puyuh kemudian dicampur dengan jagung perbandingan 4:1 diaduk dengan merata dan seterusnya campuran tersebut dimasukan kedalam kantong plastik ukuran 5 kg yang kedap udara dan diinokulasi dengan bakteri lactobacillus sp
  3. Setelah diinkubasi selama 15 hari pada suhu ruang, kemudian feses puyuh siap digunakan sebagai pakan konsentrat sapi.

Kandungan Nutrisi Feses Puyuh Sebelum dan Sesudah Fermentasi

Kandungan protein feses puyuh fermentasi berasal dari ransum puyuh yang terbuang dan tercampur dengan feses, protein yang tidak tercerna, dan amina serta amida dalam bentuk non protein nitrogen. Disamping itu selama proses fermentasi akan bekerja bakteri fermentor yang nantinya menambah nilai protein sebagai massa mikroba (Nigam, 1998)


Sumber:

Lahay, N. dan Rinduwati. 2007. Meningkatkan Nilai Nutrisi Feses Broiler  Dan Feses Puyuh Dengan Teknologi Efektivitas Mikroorganisme  Sebagai Bahan  Pakan  Broiler. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner 2007.
Ukrita, I. 2014. Efisiensi Biaya Ransum Dengan Pemberian Pakan Feses Puyuh Fermentasi Pada Usaha Ternak Sapi. Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Jur. Embrio (7) (2) (60-66) 2014.

Demikian artikel tentang cara membuat fermentasi feses puyuh untuk pakan ternak. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya para pembaca.
Read More

Saturday, July 30, 2016

Cara Membuat MOL Sederhana

Cara membuat mol secara sederhana dapat dilakukan sendiri dengan mudah. Mikroorganisme lokal (MOL) adalah mikroorganisme yang dimanfaatkan sebagai starter dalam pembuatan pupuk organik padat maupun pupuk cair. Bahan utama dalam cara membuat MOL terdiri dari beberapa komponen yaitu karbohidrat, glukosa, dan sumber mikroorganisme. Bahan dasar untuk fermentasi larutan MOL dapat berasal dari hasil pertanian, perkebunan, maupun limbah organik rumah tangga. Mikroorganisme Lokal dapat bersumber dari bermacam-macam bahan lokal, antara lain urin sapi, batang pisang, daun gamal, buah-buahan, nasi basi, sampah rumah tangga, rebung bambu, serta rumput gajah dan dapat berperan dalam proses pengelolaan limbah ternak, baik limbah padat untuk dijadikan kompos, serta limbah cair ternak untuk dijadikan bio-urine (Sutari, 2010).

Karbohidrat sebagai sumber nutrisi untuk mikroorganisme dapat diperoleh dari limbah organik seperti air cucian beras, singkong, gandum, rumput gajah, dan daun gamal. Sumber glukosa berasal dari cairan gula merah, gula pasir, sebagai sumber energi, air kelapa dan urin sapi sebagai sumber mikroorganisme.

Waktu fermentasi MOL bonggol pisang yang paling optimal pada fermentasi hari ke-7 dan hari ke-14. Mikroorganisme pada MOL cenderung menurun setelah hari ke-14. Hal ini berhubungan dengan ketersediaan makanan dalam MOL. Proses fermentasi yang lama menyebabkan cadangan makanan akan berkurang karena dimanfaatkan oleh mikrobia di dalamnya (Suhastyo, 2011).
 
Cara Membuat MOL Sederhana

Larutan MOL yang telah mengalami proses fermentasi dapat digunakan sebagai dekomposer dan pupuk cair untuk meningkatkan kesuburan tanah dan sumber unsur hara bagi pertumbuhan tanaman. Mikroorganisme merupakan makhluk hidup yang sangat kecil, mikroorganisme digolongkan ke dalam golongan protista yang terdiri dari bakteri, fungi, protozoa, dan algae (Darwis, 1992)

Sumber karbohidrat pembuatan MOL pada materi ini yaitu dengan menggunakan bonggol pisang mengandung gizi yang cukup tinggi dengan komposisi yang lengkap, mengandung karbohidrat (66%), mempunyai kandungan kadar protein 4,35%, sumber mikroorganisme pengurai bahan organik atau dekomposer (Munadjim, 1983 dalam Ole 2013).

Jenis mikroorganisme yang telah diidentifikasi pada MOL bonggol pisang antara lain Bacillus sp., Aeromonas sp., Aspergillus nigger, Azospirillium, Azotobacter. dan mikroba selulolitik. Mikroba inilah yang biasa menguraikan bahan organik. Mikroba pada MOL bonggol pisang akan bertindak sebagai dekomposer bahan organik yang akan dikomposkan penambahan urin sapi pada MOL dimanfaatkan sebagai sumber mikroorganisme, karena kotoran ternak mengandung mikroorganisme. Kotoran ternak sapi cair memiliki kandungan unsur hara yang lebih tinggi daripada kotoran ternak sapi padat (Wanapat, 2001).
 
Cara Membuat MOL Sendiri

Cara membuat Mol Sederhana
Alat dan Bahan
- Ember.
- 5 kg bonggol pisang.
- 1 kg gula merah atau tetes tebu.
- 10 liter air kelapa.

Cara pembuatan MOL sederhana : 
  1. Bahan MOL (bonggol pisang) di tumbuk hingga halus masukan pada ember.
  2. Campurkan gula merah yang lebih dulu dihaluskan. 
  3. Tambahkan 10 liter air kelapa dan aduk hingga rata. 
  4. Tutup dengan kertas koran atau bahan yang lain yang penting bisa rapat. 
  5. Fermentasikan selama 14 hari. Selama proses fermentasi berlangsung ini akan terbentuk gas, apabila tekanan gas ini tidak dapat keluar bisa meledak. Jadi anda dapat membuka penutup ember tersebut sebentar saja agar gas tersebut bisa keluar.
 
Demikian tadi artikel tentang tata cara membuat mol dengan bonggol pisang secara sederhana, semoga dapat bermanfaat bagi anda.
Read More

Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Ransum dan konsentrat memiliki pengertian berbeda dalam bidang peternakan. Sebagian orang yang baru pertama kali terjun dibidang peternakan akan sedikit merasa kebingungan mendengar kedua istilah tersebut sampai bisa jadi mengangggap bahwa ransum dan konsentrat itu sama. Tetapi kenyataannya bahwa ransum dan konsentrat itu memiliki perbedaan.

RANSUM
Ransum sendiri merupakan campuran dari dua atau lebih bahan pakan yang diberikan untuk seekor ternak selama sehari semalam agar memenuhi kebutuhan akan nutrien yang seimbang seperti lemak, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pada umumnya ransum untuk ternak ruminansia terdiri dari pakan hijauan dan pakan konsentrat sedangkan pada ternak unggas terdiri dari konsentrat maupun pakan tambahan. Ransum yang effisien bagi ayam adalah ransum yang seimbang antara tingkat energi dan kandungan protein, vitamin, mineral, serta zat-zat makanan lain yang diperlukan untuk pertumbuhan ayam (Siregar dan Sabrani. 1980).

Fungsi ransum yang diberikan kepada ayam pada prinsipnya untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok dan membentuk sel jaringan tubuh. Selain itu, ransum dapat menggantikan bagian-bagian zat nutrisi yang menjadi kebutuhan ayam seperti karbohidrat, lemak dan protein yang selanjutnya menghasilkan energi selama proses penguraiannya (Sudaryani dan Santoso, 1995). 
 
Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Kegunaan dari formulasi ransum seimbang adalah untuk menuangkan pengetahuan tentang zat/beberapa zat makanan, bahan/beberapa bahan menjadi suatu bahan makanan (ransum) yang dapat memenuhi kebutuhan pokok ternak yang mempunyai tingkat produksi tertentu yang dikehendaki peternak. Pemberian ransum dapat dilakukan dengan cara bebas maupun terbatas. Cara bebas, ransum disediakan ditempat pakan sepanjang waktu agar saat ternak ingin makan selalu tersedia.

Apabila Pengertian tentang ransum belum lengkap, anda dapat membacanya pada
Pengertian Ransum Ternak

KONSENTRAT
Konsentrat atau pakan penguat dapat disusun dari biji-bijian dan limbah hasil proses industri bahan pangan seperti jagung giling, tepung kedelai, menir, dedak, bekatul, bungkil kelapa, tetes dan umbi. Peranan konsentrat adalah untuk meningkatkan nilai nutrien yang rendah agar memenuhi kebutuhan normal ternak untuk tumbuh dan berkembang secara sehat (Akoso, 1996). Penambahan konsentrat dalam ransum ternak merupakan suatu usaha untuk mencukupi kebutuhan zat-zat makanan, sehingga akan diperoleh produksi yang tinggi. Selain itu dengan penggunaan konsentrat dapat meningkatkan daya cerna bahan kering ransum, pertambahan bobot badan serta efisien dalam penggunaan ransum (Holcomb et. al., 1984). 
 
Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Konsentrat merupakan bahan pakan yang digunakan bersama bahan pakan lain untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan pakan dan dimaksudkan untuk disatukan atau dicampur sebagai suplemen atau bahan pelengkap (Ramadhan et al., 2013). Konsentrat merupakan campuran yang terbuat dari tinggi energi dan tinggi protein (Solaiman, 2006).Konsentrat juga dapat dibedakan menjadi konsentrat sumber protein dan sumber energi.

Untuk pengertian konsentrat secara lengkap dapat dibaca pada:
Konsentrat Untuk Pakan Ternak
Read More

Tuesday, July 12, 2016

Cara Memegang Dan Mengangkat Kelinci Yang Baik Dan Benar

Dalam pemeliharaan kelinci tentu anda harus mengetahui cara penangannya, salah satunya seperti cara memegang serta mengangkat kelinci yang baik dan benar. Memegang kelinci yang benar tentu akan membuat si kelinci menjadi nyaman dan tidak berontak. Kelinci mempuyai telinga yang panjang yang berfungsi untuk mendengarkan predator yang mendekat ataupun suara yang lain. Pendengaran kelinci sangat tajam, melebihi pendengaran manusia. 

Telinga kelinci juga memiliki dua fungsi utama, yang pertama adalah untuk mendengar suara dengan lebih baik. Dengan telinga yang panjang, kelinci dapat mendengarkan suara dari arah manapun. Telinga kelinci sendiri dapat bergerak secara mandiri (maksudnya satu sama lain bisa ke arah yang berbeda). Yang kedua, telinga kelinci ternyata juga berfungsi sebagai pengatur panas tubuhnya saat memasuki musim dingin. 

Kemudian yang perlu diperhatikan cara memegang kelinci hendaknya yang benar agar kelinci tidak kesakitan. Cara memegang kelinci harus erat dan hati-hati karena kelinci sering berontak bila tidak merasa aman dan nyaman. Kelinci yang masih muda dapat dipegang langsung pada pinggangnya erat-erat. Kelinci dewasa dipegang dengan cara memegang kulit bagian kuduk erat-erat dengan tangan kanan dan pada saat yang bersamaan tangan bagian kiri menyangga badan

Cara Memegang dan Mengangkat Kelinci yang Benar
  1. Jangan memegang atau mengangkat kelinci dari telinganya, karena akan merusak jaringan telinga kelinci disamping menimbulkan rasa sakit pada kelinci.
        
    Cara Memegang Dan Mengangkat Kelinci Yang Baik Dan Benar
  2. Angkat kelinci dengan cara memegang kulit dan tengkuknya dengan tangan kanan kemudian diangkat dan di balik sehingga bagian perut kelinci ada di atas.
           
    Cara Memegang Dan Mengangkat Kelinci Yang Baik Dan Benar
  3. Tangan kiri kita memegang bagian belakang (dekat dengan ekor) kelinci sehingga mirip seperti menggendong bayi.
        
    Cara Memegang Dan Mengangkat Kelinci Yang Baik Dan Benar
Agar kelinci saat anda pegang atau gendong tidak berontak, perlakukan kelinci selayaknya keluarga anda sendiri, seperti di elus-elus dengan kasih sayang. Kelinci mempunyai insting alami apabila mereka diperlakukan secara kasar tentu mereka juga akan kasar dan lari dari anda. 


Demikian artikel tentang Cara Memegang Dan Mengangkat Kelinci Yang Baik Dan Benar. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, khusunya anda.
Read More

Thursday, June 23, 2016

Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias

Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias - Kelinci merupakan salah satu hewan favorit anak-anak karena bentuk dan tingkah lakunya yang lucu. Selain itu saat ini daging kelinci juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang cukup lezat tidak kalah dengan ayam, bebek, maupun kambing. Bulu kelinci juga dapat dimanfaatkan untuk dijadikan berbagai macam aksesoris. oleh karena itulah bisnis ternak kelinci bisa dibilang cukup menjanjikan. Bagi kalian yang ingin beternak atau sekedar memelihara kelinci, berikut akan kami berikan beberapa tips untuk memelihara kelinci.

Langkah Langkah dalam beternak kelinci
Persiapan kandang

Kandang merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam beternak kelinci. Untuk beternak kelinci bisa memakai kandang yang simpel saja, tidak usah rumit-rumit. Yang terpenting terdapat pagar atau batasan untuk mencegah kelinci keluar dari kandang. Kandang kelinci digunakan si kelinci untuk menghindarkan dari panas, hujan maupun predator. Untuk ukuran kandangnya dapat disesuaikan dengan jumlah kelinci yang ada. Untuk keperluan ternak, jumlah betina lebih banyak daripada kelinci jantan yaitu sekitar 10:1. Anda juga dapat menggunakan kandang jenis baterry yaitu sebuah kandang yang hanya ditempati oleh sepasang kelinci. Apabila kita mempunyai kelinci dalam jumlah banyak, kita dapat membuat kandang bettery tersebut secara berjajar maupun bertingkat. Untuk mengetahui lebih labjut tentang kandang kelinci dapat menuju postingan saya sbelumnya yaitu
Kandang Kelinci Yang Baik Dan Benar

Pemilihan bibit kelinci
Pada saat akan beternak kelinci, anda harus mempunyai tujuan untuk apa kelinci yang akan kita ternak nanti. Mau dijadikan kelinci potong ataukag kelinci hias. Apabila akan diambil dagingnya atau kelinci potong, anda dapat menggunakan kelinci yang postur tubuhnya besar dan perkembagannya cepat. Namun apabila anda mau beternak kelinci untuk dijadikan kelinci hias, anda dapat menggunakan jenis kelinci seperti anggora, maupun rex. 
Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias
Untuk kelinci potong atau pedaging, anda sebaiknya memilih kelinci yang mempunyai perawakan besar dengan bulu yang bersih dan juga mata bersih bersinar dan tidak cacat. Sedangkan untuk kelinci hias, anda dapat memilih indukan yang baik dengan cara melihat kondisi bulu yang bersih dan juga pertumbuhan bulunya baik. Selain itu kelinci yang kita pilih haruslah kelinci yang aktif serta sehat. Untuk mengetahui lebih labjut tentang kandang kelinci dapat menuju postingan saya sbelumnya yaitu:
Cara Memilih Bibit Kelinci Yang Baik

Pemberian Pakan
Dalam dunia peternakan, pemberian pakan harus diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi kelinci. Untuk pakan kelinci anda dapat memberinya buah-buahan dan juga sayur-sayuran seperti wortel, kubis, kol, dan beberapa jenis rumput. Untuk pakan tambahannya anda dapat menggunkan pakan pelet khusus kelinci. Anda juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi kelinci, karena setiap umur maupun status fisiologi ternak itu mempunyai kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.
Baca juga: Kebutuhan Nutrisi Pada Ternak Kelinci
Perkawinan
Kelinci sudah dapat dikawinkan ketika berusia sekitar lima bulan. Karena apabila kelinci masih berumur kurang dari lima bulan, bisa mengakibatkan cacat pada anak yang dilahirkan maupun kematian betina saat melahirkan. Apabila pejantan baru pertama akan dikawinkan, sebaiknya dipasangkan dengan betina yang sudah pernah melahirkan demi kemudahan untuk perkawinan.

Persiapan kelahiran anak
Setelah kelinci kawin, kita dapat mengetahui apakah si betina bunting atau tidak dengan cara meraba bagian bawah perut kelinci betina, apabila terdapat semacam benjolan seperti meraba bola kecil, maka dapat dipastikan kelinci tersebut bunting. Cara tersebut dilakukan sekitar dua minggu setelah kelinci kawin. Masa bunting kelinci sendiri berkisar antara 30 sampai dengan 32 hari. setelah diketahui bunting, sebaiknya pisahkan antara kelinci jantan dan betina. Pada saat mendekati kelahiran, induk betina akan merontokan bulunya yang kemudian akan dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat penghangat bagi anak kelinci. Anak kelinci biasanya lahir pada malam hari, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada pagi, siang, atau sore hari. Anak kelinci yang baru lahir biasanya sangat lemah dan tidak memiliki bulu dengan kondisi mata tertutup. sekali melahirkan, induk kelinci mampu melahirkan sekitar 6 hingga 10 ekor anak kelinci.

Itulah beberapa tips yang dapat kami berikan mengenai cara beternak kelinci, untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai cara beternak silahkan kunjungi kembali blog kami. Demikian yang kami sampaikan pada kesempatan ini,semoga bermanfaat.
Read More

Tips Cara Beternak Kambing Etawa

Apa kabar sahabat pembaca, kali ini ilmuternak.com akan kembali berbagi pengetahuan mengenai Tips Cara Beternak Kambing Etawa. Sama seperti jenis kambing lainnya, kambing etawa cukup mudah untuk dikembang biakan. Kambing ini terkenal akan khasiat susunya yang sangat baik bagi kesehatan. Selain susunya yang berkhasiat, kambing etawa juga dapat diambil dagingnya untuk dikonsumsi sama halnya dengan kambing-kambing lainnya. Untuk beternak kambing etawa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Itulah yang akan kami bahas pada kesempatan ini.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Beternak Kambing Etawa
Pemilihan bibit

Dalam beternak, pemilihan bibit yang baik akan sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil peternakan. Ciri kambing etawa jantan yang baik yaitu memiliki tubuh yang besar dan kokoh dengan bulu bersih yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Tubuh kambing etawa yang baik adalah antara tubuh bagian belakang dan bagian depan lebih tinggi tubuh bagian belakang dan mempunyai kaki yang kuat dan simetris. Sedangkan untuk kambing etawa betina yang baik mempunyai ciri yang hampir sama dengan kambing etawa jantan hanya saja terdapat beberapa ciri tambahan yaitu mempunyai ambing susu yang besar dengan puting yang berukuran sama besar dan tidak terdapat luka. 
Tips Cara Beternak Kambing Etawa
Persiapan kandang
Kandang kambing etawa bisaanya dibuat dengan model panggung dengan alas yang mempunyai rongga-rongga kecil. Hal ini bertujuan agar kotoran kambing tidak mengendap di dalam kandang, melainkan langsung jatuh ke tanah. Apabila tidak dibuat model panggung, maka kotoran yang mengendap di dalam kandang akan menjadi sumber penyakit bagi kambing etawa itu sendiri. Selain itu kita juga harus membuat seka antar kambing karena kambing etawa biasanya akan bertengkar saat di dalam kandang ada lebih dari dua ekor kambing etawa apalagi yang beda induk.

Pemberian pakan
Ini juga merupakan salah satu hal penting dalam peternakan kambing etawa. Kita harus menjaga porsi dan njuga kualitas pakan yang kita bberikan. Kita bisa menggunakan beberapa jenis rerumputan da juga limbah sayuran yang banyak ditemukan di pedagang sayuran maupun konsentrat. Untuk menambah gizi dan juga mencegah terkena penyakit, kita juga dapat memberinya vitamin khusus hewan.

Bagaimana? mudah bukan untuk memulai ternak kambing etawa. Yang terpenting adalah bagaimana kita merawat kambing tersebut dan juga menjaga kebersihannya. Itulah sedikit informasi yang dapat kami bagikan. Untuk informasi lain mengenai dunia ternak seperti ternak sapi potong, ternak ayam pedaging, hingga ternak kalkun dapat kalian lihat di ilmuternak.com
Read More