Thursday, July 30, 2015

CIRI CIRI TELUR YANG BAIK UNTUK DITETASKAN

Ciri-ciri telur yang baik untuk ditetaskan dapat dilihat dari berat telur, bentuk, keutuhan, warna kulit maupun kebersuhan telur tersebut.
1.   Berat Telur
Untuk berat telur tergantung dari jenis dari ternaknya, karena berat telur untuk setiap ternak unggas berbeda. Berat telur untuk macam-macam ternak unggas dapat dilihat di: Berat Macam-macam telur unggas. Telur yang terlalu besar, biasanya kuning telurnya ganda dan tidak menetas walaupun dieramkan. Sebaliknya telur yang terlalu kecil, juga kurang menetas dengan baik.
2.   Bentuk Telur
Telur-telur yang bentuknya menyimpang dari keadaan normal, umumnya kurang menetas dengan baik. Telur yang bentuknya normal yaitu telur yang mempunyai perbandingan antara panjang dan lebarnya 2 : 3. Bentuk oval.
CIRI CIRI TELUR YANG BAIK UNTUK DITETASKAN
3.   Keutuhan Kulit Telur
Telur-telur yag dalam keadaan retak / pecah tetapi isi telur tidak keluar, tidak akan menetas karena bakteri dapat masuk kedalam telur dan merusak telur. Jadi telur yang akan ditetaskan harus dalam keadaan utuh atau tidak retak.
4.   Kualitas Kulit Telur
Telur dengan kulit yang tipis, kulit telur lembek, keadaan perkapuran yang kurang merata, umumnya kurang menetas dengan baik. Tebal kulit telur yang normal berkisar antara 0,33 – 0,35 mm untuk telur ayam.
5.   Warna Kulit Telur
Warna kulit telur sangat berpengaruh terhadap daya tetas telur. Contohnya dari ayam menghasilkan telur yang kulitnya lebih gelap, maka akan menetas lebih baik dari yang berwarna lebih terang.
6.   Kebersihan Kulit Telur
Telur yang sangat kotor sebaiknya tidak ditetaskan, karena telur yang kotor biasanya daya tetasnya rendah. Bisa dibersihkan dengan menggunakan kertas semen (bila kotorannya ringan) atau dibersihkan dengan air hangat (temperatur 55oC) kemudian dikeringkan.
7.   Rongga Udara
Rongga udara terlihat dibagian tumpul dan tidak berpindah-pindah.
8.   Ratio Induk
Ratio Induk untuk setiap ternak unggas berbeda-beda. Untuk ternak bebek/ itik ratio jantan betinanya yaitu 1:10, apabila ada 1 pejantan untuk lebih dari 10 betina maka kurang bagus karena 1 pejantan hanya mampu membuhai betina sekitar 10.
9.   Bau Telur
Terlur yang akan ditetaskan jangan yang sudah berbau busuk karena telur tersebut sudah rusak dan tidak akan menetas bila di tetaskan. Sehingga buanglah telur tersebut, jangan dimakan ya. :D