Saturday, July 30, 2016

Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Ransum dan konsentrat memiliki pengertian berbeda dalam bidang peternakan. Sebagian orang yang baru pertama kali terjun dibidang peternakan akan sedikit merasa kebingungan mendengar kedua istilah tersebut sampai bisa jadi mengangggap bahwa ransum dan konsentrat itu sama. Tetapi kenyataannya bahwa ransum dan konsentrat itu memiliki perbedaan.

RANSUM
Ransum sendiri merupakan campuran dari dua atau lebih bahan pakan yang diberikan untuk seekor ternak selama sehari semalam agar memenuhi kebutuhan akan nutrien yang seimbang seperti lemak, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pada umumnya ransum untuk ternak ruminansia terdiri dari pakan hijauan dan pakan konsentrat sedangkan pada ternak unggas terdiri dari konsentrat maupun pakan tambahan. Ransum yang effisien bagi ayam adalah ransum yang seimbang antara tingkat energi dan kandungan protein, vitamin, mineral, serta zat-zat makanan lain yang diperlukan untuk pertumbuhan ayam (Siregar dan Sabrani. 1980).

Fungsi ransum yang diberikan kepada ayam pada prinsipnya untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok dan membentuk sel jaringan tubuh. Selain itu, ransum dapat menggantikan bagian-bagian zat nutrisi yang menjadi kebutuhan ayam seperti karbohidrat, lemak dan protein yang selanjutnya menghasilkan energi selama proses penguraiannya (Sudaryani dan Santoso, 1995). 
 
Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Kegunaan dari formulasi ransum seimbang adalah untuk menuangkan pengetahuan tentang zat/beberapa zat makanan, bahan/beberapa bahan menjadi suatu bahan makanan (ransum) yang dapat memenuhi kebutuhan pokok ternak yang mempunyai tingkat produksi tertentu yang dikehendaki peternak. Pemberian ransum dapat dilakukan dengan cara bebas maupun terbatas. Cara bebas, ransum disediakan ditempat pakan sepanjang waktu agar saat ternak ingin makan selalu tersedia.

Apabila Pengertian tentang ransum belum lengkap, anda dapat membacanya pada
Pengertian Ransum Ternak

KONSENTRAT
Konsentrat atau pakan penguat dapat disusun dari biji-bijian dan limbah hasil proses industri bahan pangan seperti jagung giling, tepung kedelai, menir, dedak, bekatul, bungkil kelapa, tetes dan umbi. Peranan konsentrat adalah untuk meningkatkan nilai nutrien yang rendah agar memenuhi kebutuhan normal ternak untuk tumbuh dan berkembang secara sehat (Akoso, 1996). Penambahan konsentrat dalam ransum ternak merupakan suatu usaha untuk mencukupi kebutuhan zat-zat makanan, sehingga akan diperoleh produksi yang tinggi. Selain itu dengan penggunaan konsentrat dapat meningkatkan daya cerna bahan kering ransum, pertambahan bobot badan serta efisien dalam penggunaan ransum (Holcomb et. al., 1984). 
 
Perbedaan Ransum Dan Konsentrat

Konsentrat merupakan bahan pakan yang digunakan bersama bahan pakan lain untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan pakan dan dimaksudkan untuk disatukan atau dicampur sebagai suplemen atau bahan pelengkap (Ramadhan et al., 2013). Konsentrat merupakan campuran yang terbuat dari tinggi energi dan tinggi protein (Solaiman, 2006).Konsentrat juga dapat dibedakan menjadi konsentrat sumber protein dan sumber energi.

Untuk pengertian konsentrat secara lengkap dapat dibaca pada:
Konsentrat Untuk Pakan Ternak

Ketentuan berkomentar :

* Dilarang menautkan link aktif maupun link mati

* Dilarang berkomentar yang Di Luar Topik (OOT)
EmoticonEmoticon