page hit counter

Cara Menetaskan Telur Puyuh dengan Mudah

Cara Menetaskan Telur Puyuh dengan Mudah - Potensi ternak puyuh saat ini bisa dibilang masih sangat menguntungkan. Tidak heran jika sekarang banyak peternak berlomba lomba membuat peternakan burung puyuh modern untuk mendapatkan hasil maksimal. Umumnya peternak berfokus pada pengembangbiakan burung puyuh. Disamping menetaskah telur puyuh untuk dijual sebagai bibit, peternak juga menjual telur puyuh konsumsi mengingat harganya yang lumayan. Mengingat pentingnya cara menetaskan telur puyuh untuk menciptakan bibit puyuh petelur dan pedaging unggulan maka saya ingin membagikan sedikit pengalaman saya beternak burung puyuh.

Dalam manajemen pengelolaan peternakan puyuh tentunya kita akan menjumpai kegiatan menetaskan telur puyuh, memanajemen kebutuhan untuk perawatan kandang dan puyuh supaya tidak terjadi pemborosan. Juga bagaimana cara menambah hasil yang optimal dengan dana yang kecil. Maka dari itu banyak peternak berlomba lomba mencari teknik dan cara menetaskan pelur puyuh dengan mudah untuk menekan biaya produksi. Menetaskan telur puyuh sangat banyak manfaatnya, kegiatan ini juga bisa menjadi peluang bisnis baru yang mungkin prospek pemasaranya akan sangat baik.
Cara Menetaskan Telur Puyuh dengan Mudah

Cara Menetaskan Telur Puyuh dengan Mudah
Lalu bagaimana metode penetasan telur puyuh yang baik dan benar agar menghasilkan bibit puyuh terbaik? Jika kita sering mengikuti seminar peternakan, kita akan mendapatkan banyak ilmu terkait manajemen penetasan telur puyuh sehingga kita bisa menetaskan telur puyuh jantan maupun burung puyuh betina dengan perbandingan sesuai yang kita inginkan. Pada artikel kali ini gua akan ngebahas mengenai tips tips cara menetaskan telur puyuh dengan mudah. Baik dari bibit ternak puyuh pedaging maupun puyuh petelur.

Berikut cara menghasilkan bibit puyuh unggulan sendiri, langkah langkah yang harus dilakukan ialah :
1. Memilih indukan puyuh
Hal pertama yang harus kita ingat jika ingin menetaskan telur puyuh untuk menghasilkan bibit unggulan adalah pemilihan induk. Dalam memilih bibitan puyuh yang baik, maka ada beberapa kriteria untuk menjadi indukan puyuh. Pemilihan indukan puyuh yang baik ini bertujuan agar nantinya indukan menetaskan telur dengan baik juga. Berikut beberapa kriterianya :
  • Calon indukan puyuh harus berbadan sehat dan tidak ada cacat di tubuhnya
  • Usia indukan harus sudah matang yakni berusia 3 - 4 bulan 
  • Calon indukan puyuh juga harus produktif 
  • Umumnya masa produksi indukan mencapai 1,5 - 2 tahun

2. Mempersiapkan kandang puyuh
Sebelum mulai menetaskan telur puyuh sendiri, tentunya kita harus menyiapkan kandang terlebih dahulu. Penggunaan kandang puyuh sama halnya dengan penggunaan kandang seperti ayam potong. Yakni bisa menggunakan kandang tipe baterai atau dengan tipe litter. Namun juga harus diperhatikan pula bahwa lokasi berdirinya kandang tidak boleh sembarangan. Lokasi penempatan kandang puyuh harus tenang dan jauh dari kebisingan. Jika lokasi terlalu bising maka puyuh akan mudah stres.

Dalam cara menetaskan telur puyuh agar menjadi efektif perlu mempersiapkan beberapa kandang, mulai dari kandang untuk calon indukan betina dan jantan, kandang untuk perkawinan, juga kandang untuk pembibitan burung puyuh (DOQ). Perlu diingat juga kandang harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Untuk pembuatan kandang litter, ukuran kepadatanya 40-60 ekor/m2. Perbandingannya 1:4 yakni 1 ekor puyuh jantan dan 4 ekor puyuh betina.

3. Pemilihan telur puyuh
Dalam proses menetaskan telur puyuh, kita harus ingat bahwasanya telur puyuh yang bagus adalah telur yang memiliki daya tetas tinggi. Pemilihan ini bertujuan agar telur puyuh menetas semua, dan tidak mengalami kerugian yang berlebihan. Hal ini ditujukan agar cara menetaskan telur puyuh dengan mudah. Adapun kriteria pemilihan telur puyuh yang memiliki daya tetas tinggi :
  • Bentuk telur oval
  • Memiliki berat antara 10-11 gram 
  • Cangkang memiliki tebal yang rata 
  • Permukaan telur halus 
  • Telur puyuh terlihat bersih 
  • Umunya warna telur puyuh putih dengan corak hitam.

4. Cara menetaskan telur puyuh
Saat sudah memiliki indukan puyuh yang baik dan telur dengan daya tetas tinggi. Waktunya untuk memulai proses penetasan telur puyuh. Langkah awal siapkan mesin tetas yang mampu menampung kurang lebihnya 600-1000 butir telur puyuh. Mesin yang bagus juga memiliki pengaturan tekanan panas yang otomatis.

Urutan pertama dalam menetaskan telur puyuh unggulan adalah letakan telur puyuh yang siap menetas kedalam penampung telur (egg tray). Posisi telur juga tidak boleh sembarangan, bagian telur yang tumpul menghadap keatas. Setiap hari telur juga harus dibolak balik kurang lebih 2-3 kali diwaktu yang sama. Hal tersebut bertujuan agar semua bagian telur dapat terkena panas secara merata. Perkembangan telur setiap harinya sebagi berikut :
a. Penetasan pada hari ke 1-2
Pengaturan suhu pada hari 1-2 kisaran antara 38 ͦC-39 ͦ C dengan keadaan semua ventilasi tertutup rapat. Pintu mesin jangan sampai dibuka buka, karena akan mempengaruhi dalam proses penetasan telur. Pada hari 1-2 biarkan telur pada posisinya karena pembalikan tidak perlu dilakukan.

b. Penetasan pada hari 3-7

Suhu pada hari ketiga msih tetap sama, dan ventilasinya dapat dibuka ¼ bagian. Pada hari kelima ventilasi bisa dibuka ¾ bagian. Dan pada hari keenam ventilasi sudah bisa dibuka seluruhnya. Pembukaan ventilasi sangat perlu dilakukan.

Pada hari ketiga pula telur sudah bisa dibalik, pembalikan telur dengan cara menggelindingkanya dengan telapak tangan. Namun jika cara menetaskan telur puyuh menggunakan mesin penetas otomatis, telur cukup di bolak balik dengan cara memiringkan rak penampung telur kekiri / kekanan. Tujuan dari pembalikan telur setiap harinya adalah untuk menghindari embrio telur melekat pada cangkang. Jika hal itu terjadi maka telur tidak akan menetas.

Ada cara untuk memastikan bahwa proses penetasan burung puyuh berlangsung atau tidak. Pada hari ke 5 atau ke 7 ambilah dua sampai lima telur sebagai sempel. Lalu gunakan teropong dengan lampu untuk menerawangnya. Hal itu untuk memastikan apakah ada embrio puyuh yang tumbuh atau tidak. Adapun cara lain yang dapat Anda lakukan, yaitu dengan memecahkan satu telur dan memastikan adakah titik galur merah pada telur atau tidak. Jika titik itu ada maka telur sedang mengalami proses penetasan.

c. Penetasan pada hari ke 8-14

Pengaturan suhu ruangan harus tetap dijaga agar stabil. Ventilasi biarkan tetap terbuka, dan pembaliakan telur dilakukan setiap hari. Kegiatan ini dilakukan agar cara menetaskan telur puyuh lebih mudah dan dapat berjalan lancar sampai telur telur puyuh menetas.

d. Penetasan pada hari 14-17

Hari ke – 14 pembalikan telur mulai berhenti dilakukan hingga telur menetas. Jika proses penetasan normal dan tidak ada kendala seperti mati lampu, dan suhu tetap stabil kisaran 38 ͦ C-39 ͦ C. Umumnya telur akan menetas pada hari ke 16-18. Itu berarti proses penetasan sudah berakhir. Setelas anak puyuh keluar dari cangkang dan bulu bulunya sudah mengering maka anakkan puyuh siap untuk dipindah tempat ke boks ataupun dijual

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel