Thursday, June 23, 2016

Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias

Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias - Kelinci merupakan salah satu hewan favorit anak-anak karena bentuk dan tingkah lakunya yang lucu. Selain itu saat ini daging kelinci juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang cukup lezat tidak kalah dengan ayam, bebek, maupun kambing. Bulu kelinci juga dapat dimanfaatkan untuk dijadikan berbagai macam aksesoris. oleh karena itulah bisnis ternak kelinci bisa dibilang cukup menjanjikan. Bagi kalian yang ingin beternak atau sekedar memelihara kelinci, berikut akan kami berikan beberapa tips untuk memelihara kelinci.

Langkah Langkah dalam beternak kelinci
Persiapan kandang

Kandang merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam beternak kelinci. Untuk beternak kelinci bisa memakai kandang yang simpel saja, tidak usah rumit-rumit. Yang terpenting terdapat pagar atau batasan untuk mencegah kelinci keluar dari kandang. Kandang kelinci digunakan si kelinci untuk menghindarkan dari panas, hujan maupun predator. Untuk ukuran kandangnya dapat disesuaikan dengan jumlah kelinci yang ada. Untuk keperluan ternak, jumlah betina lebih banyak daripada kelinci jantan yaitu sekitar 10:1. Anda juga dapat menggunakan kandang jenis baterry yaitu sebuah kandang yang hanya ditempati oleh sepasang kelinci. Apabila kita mempunyai kelinci dalam jumlah banyak, kita dapat membuat kandang bettery tersebut secara berjajar maupun bertingkat. Untuk mengetahui lebih labjut tentang kandang kelinci dapat menuju postingan saya sbelumnya yaitu
Kandang Kelinci Yang Baik Dan Benar

Pemilihan bibit kelinci
Pada saat akan beternak kelinci, anda harus mempunyai tujuan untuk apa kelinci yang akan kita ternak nanti. Mau dijadikan kelinci potong ataukag kelinci hias. Apabila akan diambil dagingnya atau kelinci potong, anda dapat menggunakan kelinci yang postur tubuhnya besar dan perkembagannya cepat. Namun apabila anda mau beternak kelinci untuk dijadikan kelinci hias, anda dapat menggunakan jenis kelinci seperti anggora, maupun rex. 
Cara Beternak Kelinci Pedaging dan Hias
Untuk kelinci potong atau pedaging, anda sebaiknya memilih kelinci yang mempunyai perawakan besar dengan bulu yang bersih dan juga mata bersih bersinar dan tidak cacat. Sedangkan untuk kelinci hias, anda dapat memilih indukan yang baik dengan cara melihat kondisi bulu yang bersih dan juga pertumbuhan bulunya baik. Selain itu kelinci yang kita pilih haruslah kelinci yang aktif serta sehat. Untuk mengetahui lebih labjut tentang kandang kelinci dapat menuju postingan saya sbelumnya yaitu:
Cara Memilih Bibit Kelinci Yang Baik

Pemberian Pakan
Dalam dunia peternakan, pemberian pakan harus diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi kelinci. Untuk pakan kelinci anda dapat memberinya buah-buahan dan juga sayur-sayuran seperti wortel, kubis, kol, dan beberapa jenis rumput. Untuk pakan tambahannya anda dapat menggunkan pakan pelet khusus kelinci. Anda juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi kelinci, karena setiap umur maupun status fisiologi ternak itu mempunyai kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.
Baca juga: Kebutuhan Nutrisi Pada Ternak Kelinci
Perkawinan
Kelinci sudah dapat dikawinkan ketika berusia sekitar lima bulan. Karena apabila kelinci masih berumur kurang dari lima bulan, bisa mengakibatkan cacat pada anak yang dilahirkan maupun kematian betina saat melahirkan. Apabila pejantan baru pertama akan dikawinkan, sebaiknya dipasangkan dengan betina yang sudah pernah melahirkan demi kemudahan untuk perkawinan.

Persiapan kelahiran anak
Setelah kelinci kawin, kita dapat mengetahui apakah si betina bunting atau tidak dengan cara meraba bagian bawah perut kelinci betina, apabila terdapat semacam benjolan seperti meraba bola kecil, maka dapat dipastikan kelinci tersebut bunting. Cara tersebut dilakukan sekitar dua minggu setelah kelinci kawin. Masa bunting kelinci sendiri berkisar antara 30 sampai dengan 32 hari. setelah diketahui bunting, sebaiknya pisahkan antara kelinci jantan dan betina. Pada saat mendekati kelahiran, induk betina akan merontokan bulunya yang kemudian akan dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat penghangat bagi anak kelinci. Anak kelinci biasanya lahir pada malam hari, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada pagi, siang, atau sore hari. Anak kelinci yang baru lahir biasanya sangat lemah dan tidak memiliki bulu dengan kondisi mata tertutup. sekali melahirkan, induk kelinci mampu melahirkan sekitar 6 hingga 10 ekor anak kelinci.

Itulah beberapa tips yang dapat kami berikan mengenai cara beternak kelinci, untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai cara beternak silahkan kunjungi kembali blog kami. Demikian yang kami sampaikan pada kesempatan ini,semoga bermanfaat.

Ketentuan berkomentar :

* Dilarang menautkan link aktif maupun link mati

* Dilarang berkomentar yang Di Luar Topik (OOT)
EmoticonEmoticon