Saturday, November 29, 2014

Bahan Pangan Sumber Vitamin dan Mineral

Menurut Sajogyo et al. (1981) bahan pangan sumber vitamin dan mineral berfungsi sebagai zat pelindung yang berfungsi menjaga agar badan tetap bekerja sehat. Kebanyakan bahan pangan mengandung beragam zat gizi yang diperlukan oleh tubuh manusia. Zat pelindung ini banyak terdapat di dalam buah-buahan (pepaya, jeruk, mangga, nangka, jambu) dan sayur-sayuran (kangkung, bayam, sawi, daun singkong, wortel, tomat, kacang panjang, kacang buncis)  tetapi juga terdapat dalam daging (sapi, kambing, domba, ayam, kerbau), susu (sapi, kambing, kerbau) dan telur (ayam, puyuh).

Vitamin diperlukan untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari bahan pangan yang dikonsumsi. Dalam bahan pangan vitamin terdapat dalam jumlah yang kecil dalam bentuk yang berbeda-beda, baik berbentuk prekusor atau provitamin yang akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin aktif dan vitamin yang aktif (Winarno, 1997b).

Seperti juga bahan pangan sumber energi dan sumber protein, vitamin dan mineral juga mempunyai angka kecukupan harian, seperti yang dikemukakan oleh Simorangkir dan Simorangkir (tt) pada tabel
Tabel Angka kecukupan harian mineral dan vitamin

                        Angka Kecukupan Harian
                  Mineral                                  Vitamin


Kalsium (Ca)           1.000    mg
Magnesium (Mg)        400    mg
Seng (Zn)                        9    mg
Besi (Fe)                       18    mg
Tembaga (Cu)                1,2 mg
Yodium (I)                  150   mcg

A       5.000     IU
D          400     IU
E            30     IU
B1            1,5 mg
B2            1,7 mg
B3          20    mg
B6            2    mg
B12          6    mcg
C            60    mg

Sumber : Buku Penunjang Mata Kuliah Dasar Teknologi Hasil Ternak

Disusun oleh: Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa

Ketentuan berkomentar :

* Dilarang menautkan link aktif maupun link mati

* Dilarang berkomentar yang Di Luar Topik (OOT)
EmoticonEmoticon